-->
nie dia mading kita =D
pembuatang mading kali ini komunitas M.CoM mengambil tema Islam VS Yahudi menarik kan?!
-->
Hi
guys! Cadre mau bagi-bagi cerita tentang proker kami. Yaitu pembuatan mading =D membuat mading itu gampang-gampang susah loh! kami aja mulai membahasnya sejak (1november 2012) sampai (januari 2013) hehehe ^o^. di bulan Novembar kami-kami bagi tugas sumber mading, Layout mding, dll. berikut pembagian tugasnya :
- Hot News ; Faiz, Almas, Vesta
- Artikel ; Umma, Nabila, Arifa, Reni
- komik ; Tyas
- cerpen; Ema
- Hot Isu ; Syadila, Qory, Tazkia, Lia
nie dia mading kita =D
pembuatang mading kali ini komunitas M.CoM mengambil tema Islam VS Yahudi menarik kan?!
Pada
mading ini tim M.CoM mengupas tuntas kejahatan Yahudi yang hendak menhancurkan
kaum muslimin. Mulai dari rencana mengedarkan produk yahudi , sampai predaran
penduduk Yahudi diselurh dunia. Dan ternyata Indonesia memiliki populasi
ponduduk yahudi cukup banyak. Kebanyakan dari mereka melakukan aksinya
sembunyi-smbunyi. Sebab Yahudi bukan agama resmi di Indonesia.
Biar kalian nggak
pada kepo isi mading ala cadre Muat, yuk simak isi singkat mading berikut :12 Rahasia Kejahatan Yahudi dalam Kitab Suci
Islam dikenal sebagai musuh permanen bagi Yahudi dan Nasrani.
Karena itu, sampai akhir zaman tetap ada kedengkian
Ide mendirikan negara Yahudi dalam
perkembangan gerakan Zionis, sebenarnya banyak dipengaruhi oleh
Theodore Herzl. Dalam tulisannya, Der Jadenstaat (Negara Yahudi), dia
mendorong organisasi Yahudi dunia untuk meminta persetujuan Turki
Usmani sebagai penguasa di Palestina agar diizinkan membeli tanah di
sana. Kaum Yahudi hanya diizinkan memasuki Palestina untuk melaksanakan
ibadah, bukan sebagai komunitas yang punya ambisi politik (lihat:
Palestine and The Arab-Israeli Conflict, 2000: 95). Keputusan ini
memicu gerakan Zionis radikal. Bersamaan dengan semakin melemahnya
pengaruh Turki Usmani, para imigran Zionis berdatangan setelah berhasil
membeli tanah di Palestina utara. Imigrasi besar-besaran ini pun
berubah menjadi penjajahan tatkala mereka berhasil menguasai ekonomi,
sosial dan politik di Palestina dengan dukungan Inggris (Israel, Land
of Tradition and Conflict, 1993:27).
Berakhirnya Perang Dunia I, Inggris
berhasil menguasai Palestina dengan mudah. Sherif Husein di Mekah yang
dilobi untuk memberontak kekuasaan Turki juga meraih kesuksesan. (1948
and After: Israel and Palestine, 1990:149). Rakyat Palestina semakin
terdesak dan menjadi sasaran pembantaian. (2000:173). Agresi Zionis
terus berlanjut, 360 desa dan 14 kota yang didiami rakyat Palestina
dihancurkan dan lebih 726.000 jiwa terpaksa mengungsi. Akhirnya pada
Jumat, 14 Mei 1948, negara baru Israel dideklarasikan oleh Ben Gurion,
bertepatan dengan 8 jam sebelum Inggris dijadwal meninggalkan
Palestina. Untuk strategi mempertahankan keamanannya di masa
berikutnya, Israel terus menempel AS hingga berhasil mendapat pinjaman
100 juta U$D untuk mengembangkan senjata nuklir.
Elisabeth Diana Dewi dalam karya
ilmiahnya, The Creation of The State of Israel menguraikan bahwa secara
filosofi, negara Israel dibentuk berdasarkan tiga keyakinan yang tidak
boleh dipertanyakan: (a) tanah Israel hanya diberikan untuk bangsa
pilihan Tuhan sebagai bagian dari Janji-Nya kepada mereka. (b)
pembentukan negara Israel modern adalah proses terbesar dari
penyelamatan tanah bangsa Yahudi. (c) pembentukan negara bagi mereka
adalah solusi atas sejarah penderitaan Yahudi yang berjuang dalam
kondisi tercerai berai (diaspora). Maka, merebut kembali seluruh tanah
yang dijanjikan dalam Bibel adalah setara dengan penderitaan mereka
selama 3000 tahun. Oleh sebab itu, semua bangsa non-Yahudi yang hidup
di tanah itu adalah perampas dan layak untuk dibinasakan.
Yahudi dalam Al-Quran
Fakta fenomenal saat ini yang
menggambarkan arogansi, kecongkakan dan penindasan Yahudi terhadap kaum
muslimin adalah hikmah yang harus diambil dari Firman-Nya: Dan telah
Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu
akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan
menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." (QS.17:4). Dalam
tafsir Jalalayn dijelaskan bahwa maksud fil ardhi dalam ayat itu adalah
bumi Syam yang meliputi Suriah, Palestina, Libanon, Yordan dan
sekitarnya.
Pembunuhan bukan hal asing dalam
sejarah Yahudi. Bahkan nabi-nabi mereka, seperti Nabi Zakariya dan Nabi
Yahya pun dibunuh. Mereka juga mengira telah berhasil membunuh Nabi Isa
dan bangga atas usahanya. Tapi Al-Quran membantahnya (QS.4:157). Inilah
di antara makna bahwa yang paling keras permusuhannya terhadap kaum
beriman ialah orang Yahudi dan musyrik (QS. 5:82).
Penolakan janji Allah (QS. 5:21-22)
yang memastikan kemenangan jika mau berperang bersama Nabi Musa,
membuktikan sebenarnya Yahudi adalah bangsa penakut, pesimis, tamak
terhadap dunia dan lebih memilih hidup hina daripada mati mulia. Bahkan
QS. 5:24 menggambarkan bahwa mereka tidak butuh tanah yang dijanjikan
dan tidak ingin merdeka selama masih ada sekelompok orang kuat yang
tinggal di sana. Lalu mereka meminta Nabi Musa dan Tuhannya berperang
sendiri.
Oleh karena itu Al-Quran menggambarkan
bahwa kerasnya batu tidak bisa mengimbangi kerasnya hati kaum Yahudi.
Sebab masih ada batu yang terbelah lalu keluar mata air darinya dan ada
juga yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah (QS. 2:74). Keras
hati kaum Yahudi ini di antaranya disebabkan hobi mereka mendengarkan
berita dusta dan makan dari usaha yang diharamkan (QS. 5:24).
Dua Belas Kejahatan Yahudi
Dalam buku Qabaih al-Yahud dijelas 12 kejahatan Yahudi yang termaktub dalam Al-Quran. Kejahatan itu adalah sebagai berikut:
1. Menuduh Nabi Musa punya penyakit kusta karena tidak mau mandi bersama mereka. (QS. 33:69)
2. Enggan melaksanakan Taurat, sehingga Allah mengangkat gunung Tursina untuk mengambil perjanjian yang teguh. (QS.2:93)
3. Tidak mau beriman kecuali jika melihat Allah langsung. (QS. 2:55 dan 4:153)
4. Merubah perintah agar masuk negeri
yang dijanjikan seraya bersujud dan mengucapkan hithah, yakni memohon
ampunan. Tapi mereka mengganti perintah itu dengan cara melata di atas
anusnya dan mengatakan hinthah, yakni sebutir biji di rambut. (QS.
2:58-59)
5. Menuduh Nabi Musa mengolok-olok mereka saat mereka disuruh menyembelih sapi betina. (QS. 2:67)
6. Menulis Alkitab dengan tangan mereka, lalu mengatakan ini dari Allah. (QS. 2:79)
7. Memutar-mutar lidahnya untuk menyakinkan bahwa yang dibacanya itu adalah wahyu yang asli. (QS. 3:78)
8. Merubah Firman Allah. (QS.2:75)
9. Menyembah patung sapi saat ditinggal Nabi Musa mengambil Taurat. (QS.2: 51 dan 92)
10. Mengatakan Tangan Allah terbelenggu. (QS.5:64)
11. Menuduh Allah itu faqir. (QS. 3:181)
12. Menyuruh Nabi Musa dan Tuhannya berperang untuk mereka (QS.5:24)
Di samping itu, sosok nabi yang
seharusnya dijadikan suri tauladan, justru dinistakan. Nabi Ibrahim
dalam Kejadian pasal 12:10-16 dan 20:1-14, dikisahkan sebagai orang
yang hina, menjijikkan dan rakus harta benda. Beliau dituduh menjual
isterinya yang cantik demi meraih keuntungan. Kitab suci mereka tidak
pernah menceritakan beliau sebagai Nabi pemberani yang menghancurkan
patung meskipun harus dilemparkan kedalam api, menyeru ayah dan kaumnya
meninggalkan kemusyrikan. Kisah memilukan juga menimpa Nabi Luth. Dalam
Kejadian Pasal 19:30-38, beliau dikisahkan menzinahi kedua putrinya
dalam keadaan mabuk.
Islam adalah musuh permanen bagi Yahudi
dan Nasrani. Sebab Islam adalah satu-satunya agama yang kitab sucinya
mengoreksi langsung kesalahan dua agama itu. Ibarat seorang adik, ia
berani membongkar kejahatan kedua kakaknya. Oleh sebab itu, kedengkian
mereka tidak akan padam dan masih eksis dalam kajian-kajian mereka.
Contoh kedengkian intelektual ini seperti klaim bahwa Al-Quran banyak
dipengaruhi kosa kata Ibrani, seperti diungkapkan Adnin Armas dalam
bukunya Metodologi Bibel dalam Studi Al-Quran. Klaim ini dicetuskan
oleh Abraham Geiger (1810-1874), seorang rabi dan pendiri Yahudi
Liberal di Jerman dalam karyanya, Apa yang telah Muhammad pinjam dari
Yahudi?
Jauh sebelumnya, Imam Syafi'i telah
menolak tudingan semisal itu dan menguatkan bahwa Al-Quran diturunkan
dalam bahasa Arab. Sebab semua lafadz dalam Al-Quran mustahil tidak
dipahami oleh semua orang Arab, meskipun sebagian lafadz itu ada yang
tidak dimengerti oleh sebagian orang Arab. Hal ini mengingat luasnya
samudera bahasa Arab, bukan karena kata itu tidak berasal dari bahasa
Arab. Karena kata-kata yang dituduhkan asing itu telah menjadi bahasa
Arab, dikenal dan telah digunakan oleh masyarakat Arab sebelum turunnya
Al-Quran.
Anehnya, virus Geiger kini berkembang
subur di sebagian umat. Pengacauan studi Islam dan maraknya
franchise-franchise hermeneutika untuk menafsirkan Al-Quran di sebagian
institusi pendidikan tinggi Islam sangat potensial melemahkan akidah
dan ukhuwah. Fenomena ini perlu dipertimbangkan para tokoh umat di
samping fatwa tentang pemboikotan produk Israel dan Amerika.
Fakta bangsa Yahudi dalam Al-Qur’an
Pembunuhan ribuan orang di Gaza dan
pembantaian 20-an relawan di kapal Mavi Marmara hanyalah rentetan kecil catatan
kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh yahudi. Pembunuhan bukan hal asing
dalam sejarah yahudi. Sebab dalam pandangan mereka wajib memerangi orang-orang
yang kontroversi dengan keinginan mereka, bahkan nabi-nabi yang di utus kepada
mereka, seperti Nabi Zakariya dan Nabi Yahya pun dibunuh. Mereka juga mengira
telah berhasil membunuh Nabi Isa dan bangga atas usahanya. Tapi Al-Quran membantahnya
(QS.an-Nisaa’:157).
Yahudi bangsa
penakut
Penyerangan terhadap relawan di kapal Mavi Marmara adalah bukti kepengecutan yahudi. Relawan yang tak bersenjata di serang dengan persenjataan lengkap. Ketakutan yang berlebihan akan adanya senjata yang diselundupkan di kapal tersebut memperkuat bukti paranoidnya. Menurut statemen mereka sendiri bahwa mereka melarang selempeng besipun masuk di Gaza termasuk semen dan benda yang dianggap berbahaya, mereka takut para pejuang Hamas menjadikannya senjata. Padahal mereka dengan bebasnya membuat senjata nuklir, dan sebagaimana kita ketahui bahwa Israel adalah salah satu negara yang menolak menandatangani kesepakatan pembatasan nuklir di dunia!
Sejak dahulu bangsa yahudi memang penakut. Mereka pernah menolak janji Allah yang memastikan kemenangan jika mau berperang bersama Nabi Musa, membuktikan sebenarnya yahudi adalah bangsa penakut, pesimis, tamak terhadap dunia, dan lebih memilih hidup hina daripada mati mulia. Perhatikan dialog mereka dengan Nabi Musa ‘alaihi salam berikut ini yang termaktub dalam al-Qur’an
“Wahai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.
Mereka berkata: “Wahai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya. Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinya.”
Berkatalah dua orang (Musa dan Harun) di antara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya: “Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman”. (QS. al-Mai’dah : 21-24)
Janji penyemangat dari Nabi Musa mereka tanggapi dingin, bahkan dengan sombongnya menyuruh Musa dan Tuhannya saja yang berperang.
“Mereka berkata: “Wahai Musa, kami sekali-sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja”. (QS. al-Mai’dah : 25)
Karena pembangkangannya kaum yahudi diharamkan untuk masuk di tanah suci tersebut.
Keras kepala dan Menghalalkan segala cara
Al-Quran menggambarkan bahwa kerasnya batu tidak bisa mengimbangi kerasnya hati kaum yahudi. Sebab masih ada batu yang terbelah lalu keluar mata air darinya dan ada juga yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah (QS. 2:74). Keras hati kaum yahudi ini di antaranya disebabkan hobi mereka mendengarkan berita dusta dan makan dari usaha yang diharamkan (QS. 5:24).
Salah satu sistem perdagangan hasil cetusan dari yahudi adalah riba, saat ini sistem ini telah menjamur baik di kalangan non muslim ataupun muslim sendiri, harta haram yang mereka makan dari sistem ini menjadi salah satu penyebab butanya hati mereka dari larangan Allah untuk melakukan praktek riba.
“Pintar” membolak-balikkan fakta
Ada hal yang mengherankan dari insiden “Mavi Marmara”. Zionis yahudi yang telah jelas-jelas melanggar karena menyerang masyarakat sipil tak bersenjata di perairan internasional,tapi dengan kekuatan media yang mereka kuasai, dengan mudahnya mereka membolak-balikkan fakta.
Mereka menyebarkan berita bohong di media-media bahwa merekalah yang diserang dengan senjata api dari para relawan, padahal sebilah pisaupun tidak dimiliki oleh relawan. Kalaupun tentara yahudi diserang oleh relawan toh itu adalah suatu hal yang wajar karena mereka datang seperti penyamun dan membajak kapal.
Merekapun berkilah bahwa tak akan membiarkan siapapun untuk mengganggu kedaulatannya, padahal para relawan datang bukan untuk menyerang Zinosi tapi untuk memberi bantuan kepada penduduk Gaza yang kelaparan. Bahkan zionislah yang mengganggu kedaulatan laut Gaza. Zionis tidak memiliki hak untuk mengendalikan perairan teritorial milik Gaza apalagi untuk menghentikan armada bantuan yang datang untuk masuk di perairan Gaza. Paradoks!
Kebiasaan membolak-balikkan fakta tersebut ternyata lagi-lagi bukanlah hal yang baru, kitab suci yang merupakan wahyu Allah mereka ubah dengan tangan mereka dan mengatakan ini dari Allah.
“Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui.” (QS. al-Baqarah : 75)
“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang mereka kerjakan.” (QS. al-Baqarah : 79)
Suka melanggar dan ingkar janji
Penyerangan atas Mavi Marmara di perairan bebas internasional adalah melanggar hukum internasional. Penggunaan bom cluster, pembunuhan masyarakat sipil tak bersalah, penyiksaan dan pemerkosaan wanita dalam penjara adalah pelanggaran atas konvensi Jenewa. Tapi bagi zionis yahudi itu hal biasa. Berbagai perjanjian telah disepakati antara zionis dengan Palestina tapi semua berakhir dengan pengkhianatan yahudi. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memperingatkan kepada kita akan karakter lekat yahudi tersebut
“(Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).” (QS. al-Anfal : 56)
Inilah fakta lain tentang yahudi yang sudah diungkapkan Al-Quran sejak awal risalah Islam. Karenanya akan sangat aneh jika masih ada pemimpin Islam yang berharap banyak untuk mengadakan perjanjian dengan Israel, seolah-olah lupa dengan Fakta Quran dan fakta sejarah kenabian. Jika kita membaca ulang sejarah yahudi dalam Sirah Nabawiyah, maka akan ada kesimpulan utuh bahwa sejarah Yahudi adalah sejarah pembangkangan dan pengkhianatan.
Bahkan sampai-sampai Allah Ta’ala mengangkat bukti Thursina untuk mengambil janji agar mereka melaksanakan Taurat tapi mereka kemudian mengatakan “Kami dengar tetapi tidak mentaati”. (QS. al-Baqarah : 93)
Penutup
Sejak dahulu al-Qur’an telah membuka borok-borok yahudi dan sekarang kitapun masih melihat bahwa apa yang ada dalam al-Qur’an khususnya berkaitan dengan mereka adalah, dari dulu dan sekarang ternyata mereka sama saja.
Wallahu a’lam.
Penyerangan terhadap relawan di kapal Mavi Marmara adalah bukti kepengecutan yahudi. Relawan yang tak bersenjata di serang dengan persenjataan lengkap. Ketakutan yang berlebihan akan adanya senjata yang diselundupkan di kapal tersebut memperkuat bukti paranoidnya. Menurut statemen mereka sendiri bahwa mereka melarang selempeng besipun masuk di Gaza termasuk semen dan benda yang dianggap berbahaya, mereka takut para pejuang Hamas menjadikannya senjata. Padahal mereka dengan bebasnya membuat senjata nuklir, dan sebagaimana kita ketahui bahwa Israel adalah salah satu negara yang menolak menandatangani kesepakatan pembatasan nuklir di dunia!
Sejak dahulu bangsa yahudi memang penakut. Mereka pernah menolak janji Allah yang memastikan kemenangan jika mau berperang bersama Nabi Musa, membuktikan sebenarnya yahudi adalah bangsa penakut, pesimis, tamak terhadap dunia, dan lebih memilih hidup hina daripada mati mulia. Perhatikan dialog mereka dengan Nabi Musa ‘alaihi salam berikut ini yang termaktub dalam al-Qur’an
“Wahai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.
Mereka berkata: “Wahai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya. Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinya.”
Berkatalah dua orang (Musa dan Harun) di antara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya: “Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman”. (QS. al-Mai’dah : 21-24)
Janji penyemangat dari Nabi Musa mereka tanggapi dingin, bahkan dengan sombongnya menyuruh Musa dan Tuhannya saja yang berperang.
“Mereka berkata: “Wahai Musa, kami sekali-sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja”. (QS. al-Mai’dah : 25)
Karena pembangkangannya kaum yahudi diharamkan untuk masuk di tanah suci tersebut.
Keras kepala dan Menghalalkan segala cara
Al-Quran menggambarkan bahwa kerasnya batu tidak bisa mengimbangi kerasnya hati kaum yahudi. Sebab masih ada batu yang terbelah lalu keluar mata air darinya dan ada juga yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah (QS. 2:74). Keras hati kaum yahudi ini di antaranya disebabkan hobi mereka mendengarkan berita dusta dan makan dari usaha yang diharamkan (QS. 5:24).
Salah satu sistem perdagangan hasil cetusan dari yahudi adalah riba, saat ini sistem ini telah menjamur baik di kalangan non muslim ataupun muslim sendiri, harta haram yang mereka makan dari sistem ini menjadi salah satu penyebab butanya hati mereka dari larangan Allah untuk melakukan praktek riba.
“Pintar” membolak-balikkan fakta
Ada hal yang mengherankan dari insiden “Mavi Marmara”. Zionis yahudi yang telah jelas-jelas melanggar karena menyerang masyarakat sipil tak bersenjata di perairan internasional,tapi dengan kekuatan media yang mereka kuasai, dengan mudahnya mereka membolak-balikkan fakta.
Mereka menyebarkan berita bohong di media-media bahwa merekalah yang diserang dengan senjata api dari para relawan, padahal sebilah pisaupun tidak dimiliki oleh relawan. Kalaupun tentara yahudi diserang oleh relawan toh itu adalah suatu hal yang wajar karena mereka datang seperti penyamun dan membajak kapal.
Merekapun berkilah bahwa tak akan membiarkan siapapun untuk mengganggu kedaulatannya, padahal para relawan datang bukan untuk menyerang Zinosi tapi untuk memberi bantuan kepada penduduk Gaza yang kelaparan. Bahkan zionislah yang mengganggu kedaulatan laut Gaza. Zionis tidak memiliki hak untuk mengendalikan perairan teritorial milik Gaza apalagi untuk menghentikan armada bantuan yang datang untuk masuk di perairan Gaza. Paradoks!
Kebiasaan membolak-balikkan fakta tersebut ternyata lagi-lagi bukanlah hal yang baru, kitab suci yang merupakan wahyu Allah mereka ubah dengan tangan mereka dan mengatakan ini dari Allah.
“Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui.” (QS. al-Baqarah : 75)
“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang mereka kerjakan.” (QS. al-Baqarah : 79)
Suka melanggar dan ingkar janji
Penyerangan atas Mavi Marmara di perairan bebas internasional adalah melanggar hukum internasional. Penggunaan bom cluster, pembunuhan masyarakat sipil tak bersalah, penyiksaan dan pemerkosaan wanita dalam penjara adalah pelanggaran atas konvensi Jenewa. Tapi bagi zionis yahudi itu hal biasa. Berbagai perjanjian telah disepakati antara zionis dengan Palestina tapi semua berakhir dengan pengkhianatan yahudi. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memperingatkan kepada kita akan karakter lekat yahudi tersebut
“(Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).” (QS. al-Anfal : 56)
Inilah fakta lain tentang yahudi yang sudah diungkapkan Al-Quran sejak awal risalah Islam. Karenanya akan sangat aneh jika masih ada pemimpin Islam yang berharap banyak untuk mengadakan perjanjian dengan Israel, seolah-olah lupa dengan Fakta Quran dan fakta sejarah kenabian. Jika kita membaca ulang sejarah yahudi dalam Sirah Nabawiyah, maka akan ada kesimpulan utuh bahwa sejarah Yahudi adalah sejarah pembangkangan dan pengkhianatan.
Bahkan sampai-sampai Allah Ta’ala mengangkat bukti Thursina untuk mengambil janji agar mereka melaksanakan Taurat tapi mereka kemudian mengatakan “Kami dengar tetapi tidak mentaati”. (QS. al-Baqarah : 93)
Penutup
Sejak dahulu al-Qur’an telah membuka borok-borok yahudi dan sekarang kitapun masih melihat bahwa apa yang ada dalam al-Qur’an khususnya berkaitan dengan mereka adalah, dari dulu dan sekarang ternyata mereka sama saja.
Wallahu a’lam.
Produk Yahudi :
Dan masih banyak lagi loh! isi mading kita ^-^
sekian dari kami,,,,,, tungggu proker selanjutnya OK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! bye,,, bye,,, :*



Tidak ada komentar:
Posting Komentar